• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Aktivitas
PELUANG BISNIS DARI MENULIS PDF Cetak E-mail
Kamis, 10 Mei 2012 12:53

Menjadi penulis atau menggeluti bisnis penerbitan memiliki prospek yang sangat menjanjikan, asal ditekuni secara profesional. Mereka yang menggeluti kewirausahaan di bidang penulisan yang dikenal dengan istilah writerpreneur juga bisa mendulang rupiah yang tidak sedikit.Demikian ujar Bahtiar Adnan Kusuma, penggiat buku di Makassar yang telah menulis ratusan judul buku pada acara seminar kewirausahaan "Writerpreneur, Menangkap Peluang Bisnis dengan Menulis" yang dilaksanakan Makassarpreneur di La Macca Hotel. (21/4/2012).

Ketua Gerakan Pemasyarakatan  Minat Baca (GPMB) Sulsel ini menekankan pentingnya pengalaman dan keterampilan menulis, dibarengi pengetahuan manajemen bisnis dalam menekuni bisnis penerbitan."Sebelum menerbitkan buku, harus sudah jelas segmentasi, target dan positioning buku yang akan diterbitkan," ujarnya.

 
MEMFASILITASI BEDAH KASUS BISNIS UMKM PDF Cetak E-mail
Senin, 30 April 2012 16:49

Banyak pengalaman menarik saat memfasilitasi UMKM di daerah, diantaranya saat memfasilitasi produk UMKM di tanah Luwu melalui kegiatan bedah kasus bisnis. Kegiatan ini kami lakukan saat memfasilitasi pelatihan kewirausahaan bagi pemuda se-Luwu Raya, pada tanggal 23-26 April 2012 lalu. Bersama Bapak Nelson Soemanda, kami memfasilitasi bedah kasus bisnis untuk mengidentifikasi masalah-masalah yang dihadapi UMKM dan bersama-sama mencari solusinya.

Kegiatan bedah kasus bisnis ini dimulai dengan menawarkan pada pelaku UMKM yang berminat menjadi narasumber dan selanjutnya memaparkan kondisi eksisting usahanya. Dari penawaran kepada peserta, terpilih 2 (dua) produk untuk dibedah masing-masing Usaha Kue Pia “Monalisa” milik Ibu Rahmawati asal kota Palopo dan usaha pupuk kompos Gos Margolembu Mangkutana Kab. Luwu Timur dengan ketua Bapak Ngatino.

 
Belajar Jadi Jurnalis Warga PDF Cetak E-mail
Sabtu, 14 Januari 2012 00:54

Hujan deras tak mengurungkan semangat warga untuk berpartisipasi dalam mengabarkan kondisi sekelilingnya. Hal ditandai dengan hadirnya mereka dalam kegiatan workshop Citizen Reporter yang dilaksanakan oleh Program Pendidikan Profesi Pertelevisian (P3TV) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kerjasama dengan MakassarPreneur.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 january 2012 di gedung seminar PNUP ini dibuka oleh kepala UPT Hubungan Industri PNUP Bapak Muh. Abdul Kadir pada pukul 10.00 pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang didominasi oleh Mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi. Menurut pak Bahrul Ulum selaku direktur MakassarPreneur mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat membekali peserta seputar dunia jurnalistik, terutama kiat menuliskan berita dan selanjutnya mempublikasikannya dalam berbagai media

 
MAKASSARPRENEUR KUNJUNGAN KE MEDIA PDF Cetak E-mail
Kamis, 08 Desember 2011 13:40

Dalam rangka sosialisasi agenda seminar “Outlook Ekonomi Islam 2012”, pengurus Makassarpreneur berkunjung ke redaksi Tribun Timur Makassar. Sejumlah pengurus Makassarpreneur turut serta dalam kunjungan ke media ini antara lain ketua divisi Humas dan Infokom, Tasrin Halid, Sekretaris, Rahmatia Nuhung, Bendahara, Fajrin Fahrezi dan staff divisi Diklat, M. Asar serta Wilda Jannah. Dalam kunjungan ini Makassarpreneur disambut hangat redaksi Tribun Timur yang diwakili redaktur Ekonomi, Bapak Aqsa Riandy Pananrang.

 
Catatan dari Coaching #6 PDF Cetak E-mail
Jumat, 03 Juni 2011 03:33

Coaching kali ini yang diselenggarakan oleh Makassarpreneur, Kamis  2 Juni 2011 di SPB Makassar membahas tentang pengantar ekonomi syariah yang dibawakan langsung oleh direktur Makassarpreneur, Bahrul Ulum Ilham,pria yang akrab disapa Aroel ini, membahas secara umum tentang pengertian – pengertian mendasar sistem ekonomi syariah dan perbedaannya dengan sistem ekonomi yang lainnya.

Dalam pembahasannya, sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi syariah bukan pula berada di tengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua tanggungjawab kepada warganya serta komunis yang ekstrim, ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidak boleh ditransaksikan. Tidak seperti dengan sistem ekonomi yang lainnya, asalkan memberi manfaat sah-sah saja tanpa perlu mempertimbangkan halal dan haramnya sistem perekonomian tersebut.

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 Berikutnya > Akhir >>

Online Support

Bappeda Sosialisasi Pengembangan UMKM Lorong

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Makassar menggelar sosialisasi pengembangan usaha mikro dan industri rumah tangga lorong melalui klinik bisnis terpadu (KBT).

Acara yang diikuti sekitar seratus orang peserta ini dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar, Senin (23/5). Acara dibuka secara resmi oleh Ismunandar, Staf Ahli walikota bidang peningkatan kualitas manusia. Hadir pula Sekretaris Bappeda Nur Kamarul Zaman dan kepala bidang ekonomi Muhammad Asfat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bahrul ulum dari Makassarpreneur, Muh. Nurfitrani dari PLUT KUMKM Sulsel, Dr. Andi Nur Bau Massepe (akademisi Unhas) dan Dr. Mukhlis Sufri (UMI Makassar), dengan dipandu Dr. Johansyah dari Bappeda Makassar.

 

Dalam sambutannya Ismunandar mengatakan, pemberdayaan ekonomi  lorong merupakan program unggulan Pemkot Makassar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ibarat sel dalam tubuh, lorong menjadi basis kekuatan perekonomian dengan memperkuat industri atau usaha mikro dan kecil berbasis lorong, tambahnya.

Read more text

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini230
mod_vvisit_counterMinggu ini230
mod_vvisit_counterBulan ini230
mod_vvisit_counterSemua hari373898

We have: 72 guests online
IP Anda: 54.167.195.84
 , 
Today: Agus 20, 2017