• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Berita : Berita Terbaru : FWM 2016 : Saatnya Multipihak Dukung Wirausaha Muda
FWM 2016 : Saatnya Multipihak Dukung Wirausaha Muda PDF Cetak E-mail
Berita Terbaru
Jumat, 20 Mei 2016 00:00

Makassarpreneur didukung Care International Indonesia dan komunitas Kampung Timur menggelar even Forum Wirausaha Makassar (FWM) ke-5 tahun 2016. Acara yang digelar tanggal 18-19 Mei 2016 di Gedung Mulo bertema “Kolaborasi Multi Pihak Dalam Mendukung Wirausa Muda”.

Setelah hari pertama membahas pengembangan bisnis kreatif anak muda, hari kedua gelaran FWM membahas model kolaborasi utuk mendukung wirausaha muda. Dalam sesi talk show sesi pertama hadir sekda kota Makassar, Ibrahim Saleh, Field Manager SEDS Internasional, Mary Heather White, pengurus APINDO Sulsel, Muammar Muhayyang, ketua TDA Makassar, A. Syahwal Mattuju, dipandu akademisi Unhas, Andi Nur Bau Massepe.

 

Sesi kedua menampilkan motivator bisnis, La odi Mandong, pengusaha muda, Mardiana serta SM Business Marketing DBS Telkom, Sabri Rasyid, dipandu Bahrul ulum dari Makassarpreneur. Dalam sesi diskusi, Sabri rasyid mengenalkan konsep manajemen baru dengan pendekatan pentahelix. “ Kolaborasi seyogyanya melibatkan usur  ABCGM, atau akademisi, business (perusahaan), community atau komunitas, government atau pemangku kebijakan serta media atau jurnalis,” ujarnya.

Kolaborasi penta helix akan mempercepat pengembangan kemampuan pelaku wirausaha muda berkembang menjadi usaha kreatif miliaran (UKM), tambahnya.Pengurus Apindo menekankan pentingnya kolaborasi multi pihak. “Kolaborasi saat ini sangat memungkinkan dengan berkembangnya komputasi awan, bahkan melahirkan tumbuhnya wirausaha awan (cloudpreneur)melalui teknologi penyimpanan data,” ujar Muhayyang.

 

Adapun Sekkot kota Makassar, Ibrahim Saleh menyampakan Kebijakan dukungan pemkot Makassar dalam merangsang dan mendukung berkembangnya wirausahamuda. “PDRB Makassar mencappai 57 Triliun atau banyak uang yang beredar, berarti mudah mendapat uang kalau anak-anak muda berwirausaha secara konsisten, kontinyu dan focus,” tambahnya.

 

Ketua TDA Makassar, A.Syahwal Mattuju megajak anak-anak muda Makassar supaya jangan takut berwirausaha. Dengan  jumlah penduduk Makassar sangat besar, pengusaha muda dapat membuat target segmen pasar yang kecil saja untuk bisnisnya. “sinergi multipihak dalam pengembangan wirausaha muda masih kurang, komunitas TDA siap untuk berkolaborasi dalam memajukan wirausaha di Makassar, tambahnya.(bui)

 

Add comment


Security code
Refresh

Online Support

Bappeda Sosialisasi Pengembangan UMKM Lorong

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Makassar menggelar sosialisasi pengembangan usaha mikro dan industri rumah tangga lorong melalui klinik bisnis terpadu (KBT).

Acara yang diikuti sekitar seratus orang peserta ini dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar, Senin (23/5). Acara dibuka secara resmi oleh Ismunandar, Staf Ahli walikota bidang peningkatan kualitas manusia. Hadir pula Sekretaris Bappeda Nur Kamarul Zaman dan kepala bidang ekonomi Muhammad Asfat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bahrul ulum dari Makassarpreneur, Muh. Nurfitrani dari PLUT KUMKM Sulsel, Dr. Andi Nur Bau Massepe (akademisi Unhas) dan Dr. Mukhlis Sufri (UMI Makassar), dengan dipandu Dr. Johansyah dari Bappeda Makassar.

 

Dalam sambutannya Ismunandar mengatakan, pemberdayaan ekonomi  lorong merupakan program unggulan Pemkot Makassar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ibarat sel dalam tubuh, lorong menjadi basis kekuatan perekonomian dengan memperkuat industri atau usaha mikro dan kecil berbasis lorong, tambahnya.

Read more text

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini88
mod_vvisit_counterMinggu ini88
mod_vvisit_counterBulan ini88
mod_vvisit_counterSemua hari373756

We have: 32 guests online
IP Anda: 54.225.20.73
 , 
Today: Okt 20, 2017