• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Berita : Berita Terbaru : Seminar Wirausaha Syariah Mahasiswa Psikologi UNM
Seminar Wirausaha Syariah Mahasiswa Psikologi UNM PDF Cetak E-mail
Berita Terbaru
Senin, 04 Mei 2015 00:47

Mahasiswa Fakultas Psikologi UNM yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Forum Studi Islam (FSI) Fakultas Psikologi menggelar seminar wirausaha syariah, Ahad (3/5) di gedung BM 101 Fakultas Psikologi UNM . Kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai kampus ini mengambil tema “Wawasan Manajemen dan Pemasaran Wirausaha dalam Psikologi dan Ekonomi Syari’ah”, menghadirkan narasumber dosen psikologi UNM, Lukman N, Owner kaos Kareba , Fakhruddin Mansyur dan pendamping Makassarpreneur yang juga konsultan PLUT KUMKM Sulsel, Bahrul Ulum Ilham.

Dalam paparannya, Lukman, N mengatakan, orang yang berwirausaha senang dengan sesuatu yang baru, tidak mudah cemas, dan tidak mudah depresi. Kesiapan yang perlu dimiliki oleh calon wirausaha terdiri dari tiga bagian yaitu kepribadian, sumber daya manusia, dan lingkungan. “Hal yang menunjang seseorang untuk menjadi kreatif yaitu dengan diberikan dukungan, tantangan, dimentori oleh orang-orang sekitarnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, orang yang kreatif tidak mengejar reward eksternal dalam bentuk uang karena dapat menghancurkan kreativitas orang tersebut. Kreativitas muncul ketika seseorang mempunyai pengetahuan dan pengalaman. Fakhruddin Mansyur yang juga dosen Ekonomi Syariah Unismuh menngatakan, Islam bukan hanya agama yang mengatur ibadah tetapi juga mengatur tentang kehidupan sehari-hari. “dalam Isslam, egala sesuatu itu dibolehkan selagi belum ada dalil yang mengharamkannya.

Hal-hal yang tidak dibolehkan dalam transaksi yaitu penipuan, eksploitasi manusia, najis, ketidakpastian, hal-hal yang diharamkan, timbangan yang tidak adil, penimbunan negatif, dan tambahan nilan uang, barang, atau jasa dari pokok pinjaman”, ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa modal berwirausaha dalam ekonomi islam yaitu doa, usaha, ikhlas, dan tawakkal.

Dalam kesempatan ini Bahrul menyampaikan bahwa berwirausaha itu bagian integral dalam Islam. Ada 10 pintu rezeki dan 9 adalah berdagang. Untuk meulianya, setdaknya ada 3 kunci yaitu yaitu Dream Big, Start Small, dan Act Now. Bisnis islami memiliki dua kata kunci yaitu “berkat” dan “berkah”.

Ia juga berbagi kisah inspiratif dari sososk sahabat Abdurrahman Bin Auf yakni pedagang yang dijamin masuk surga oleh Allah, di mana kisahnya yaitu ketika beliau telah tidak memiliki harta, dan sahabatnya ingin membantunya, ia malah bertanya letak pasar dimana, disitulah ia kembali memulai uasahanya. Ia memperoleh dan mendayagunakan hartanya dijaan Allah. Kita bisa mencontoh Rasulullah SAW dalam berdagang, di mana Rasulullah memiliki sifat (1) sifat jujur atau benar (2) dapat dipercaya-amanah,(3) Argumentatif dan Komunikatif Tabligh (4) cerdas dan bijaksana (Fathonah), tambahnya

 

Comments  

 
0 #2 leo 2015-05-29 08:10
Saya tertarik dengan artikel yang ada di website anda yang berjudul "SEMINAR WIRAUSAHA SYARIAH MAHASISWA PSIKOLOGI UNM".
Saya juga mempunyai jurnal yang sejenis yang bisa anda kunjungi di Jurnal Ilmiah Psikologi
Quote
 
 
0 #1 wiraloka 2015-05-13 14:57
Saat ini memang harus terus digalakkan jiwa wirausaha di semua kalangan, termasuk para mahasiswa untuk menjadikan para calon pengusaha muda.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Online Support

Bappeda Sosialisasi Pengembangan UMKM Lorong

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Makassar menggelar sosialisasi pengembangan usaha mikro dan industri rumah tangga lorong melalui klinik bisnis terpadu (KBT).

Acara yang diikuti sekitar seratus orang peserta ini dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar, Senin (23/5). Acara dibuka secara resmi oleh Ismunandar, Staf Ahli walikota bidang peningkatan kualitas manusia. Hadir pula Sekretaris Bappeda Nur Kamarul Zaman dan kepala bidang ekonomi Muhammad Asfat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bahrul ulum dari Makassarpreneur, Muh. Nurfitrani dari PLUT KUMKM Sulsel, Dr. Andi Nur Bau Massepe (akademisi Unhas) dan Dr. Mukhlis Sufri (UMI Makassar), dengan dipandu Dr. Johansyah dari Bappeda Makassar.

 

Dalam sambutannya Ismunandar mengatakan, pemberdayaan ekonomi  lorong merupakan program unggulan Pemkot Makassar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ibarat sel dalam tubuh, lorong menjadi basis kekuatan perekonomian dengan memperkuat industri atau usaha mikro dan kecil berbasis lorong, tambahnya.

Read more text

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini140
mod_vvisit_counterMinggu ini140
mod_vvisit_counterBulan ini140
mod_vvisit_counterSemua hari373808

We have: 72 guests online
IP Anda: 54.81.131.189
 , 
Today: Okt 18, 2017