• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Berita : Berita Terbaru : Kemenpora ToT Penggerak Wirausaha Pemuda
Kemenpora ToT Penggerak Wirausaha Pemuda PDF Cetak E-mail
Berita Terbaru
Selasa, 01 Juli 2014 11:32

Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda menggelar Trainer of Trainer (ToT) penggerak wirausaha pemuda, 24-27 Juni 2014 di Hotel Serela Waringin, Bandung Jawa Barat.

Kegiatan yang diikuti 40 orang penggerak wirausaha dari berbagai latar belakang ini diharapkan dapat mencetak para trainer-trainer yang mampu mengisi materi dan memandu program pelatihan bagi para penggerak wirausahawan muda.

Dalam pelatihan ini peserta dibekali dengan metode dan teknik-teknik pengembangan kewirausahaan pemuda melalui pelatihan, pemagangan, pembimbingan, pendampingan, kemitraan, promosi dan bantuan akses permodalan.

Selain narasumber dari Asdep kewirausahaan pemuda Kemenpora, diundang pula narasumber dari inkubator bisnis dari beberapa kampus antara lain dari UGM, Unpad Bandung, Univ. Udayana, Penasehat tim wiratif GKN kemenko perekonominan, Bapak Sudrajat Rasyid,praktisi dan pengelola wirausaha muda mandiri, Ibnu Wahid Fakhruddin dengan tim fasilitator bapak Zul Ichsan, Andang Kirana dan Sujianto. Sementara, Direktur LPB Makassarpreneur, Bahrul ulum membawakan materi seputar modul "Start and Improve Your Business" atau SIYB yang dikembangkan lembaga buruh internasional (ILO).

 

Asdep Kewirausahaan pemuda Kemenpora RI, Bapak Ponijan mengatakan, pengembangan wirausaha, khususnya di kalangan wirausaha muda menjadi prioritas utama untuk memperkokoh perekonomian bangsa. Untuk itu, Kemenpora memberikan dukungan fasilitasi kewirausahaan kepada Wirausaha Muda Pemula (WMP) dan Sentra Kewirausahaan Pemuda (SKP).

Wirausaha Muda Pemula (WMP) adalah pemuda Indonesia berusia 16 sampai 30 tahun yang baru memulai kegiatan usaha (start-up), sementara Kelompok/Sentra Kewirausahaan Pemuda (SKP) adalah pusat kegiatan kepemudaan yang dilakukan oleh dan untuk pemuda sebagai upaya mengembangkan potensi keterampilan dan kemandirian pemuda. “Untuk memfasilitasi akses permodalan bagi wira Usaha Muda Pemula, pemerintah membentuk Lembaga Permodalan Kewirausahaan pemuda (LPKP) dengan terbitnya PP No. 60 tahun 2013,” tambahnya. (mp)

 

Add comment


Security code
Refresh

Online Support

Bappeda Sosialisasi Pengembangan UMKM Lorong

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Makassar menggelar sosialisasi pengembangan usaha mikro dan industri rumah tangga lorong melalui klinik bisnis terpadu (KBT).

Acara yang diikuti sekitar seratus orang peserta ini dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar, Senin (23/5). Acara dibuka secara resmi oleh Ismunandar, Staf Ahli walikota bidang peningkatan kualitas manusia. Hadir pula Sekretaris Bappeda Nur Kamarul Zaman dan kepala bidang ekonomi Muhammad Asfat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bahrul ulum dari Makassarpreneur, Muh. Nurfitrani dari PLUT KUMKM Sulsel, Dr. Andi Nur Bau Massepe (akademisi Unhas) dan Dr. Mukhlis Sufri (UMI Makassar), dengan dipandu Dr. Johansyah dari Bappeda Makassar.

 

Dalam sambutannya Ismunandar mengatakan, pemberdayaan ekonomi  lorong merupakan program unggulan Pemkot Makassar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ibarat sel dalam tubuh, lorong menjadi basis kekuatan perekonomian dengan memperkuat industri atau usaha mikro dan kecil berbasis lorong, tambahnya.

Read more text

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini135
mod_vvisit_counterMinggu ini135
mod_vvisit_counterBulan ini135
mod_vvisit_counterSemua hari373803

We have: 66 guests online
IP Anda: 54.81.131.189
 , 
Today: Okt 18, 2017