• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
home
Makassarpreneur Gelar Forum Wirausaha PDF Cetak E-mail
Agenda
Sabtu, 07 April 2012 08:52

SEBAGAI wujud partisipasi dalam memasyarakatkan kewirausahaan dan mewirausahakan masyarakat, lembaga pengembangan bisnis Makassarpreneur akan menggelar acara Forum Wirausaha Makassar 2012.  Dalam rapat pemantapan panitia, Sabtu, 7 April 2012 di Sekretariat Makassarpreneur  diputuskan serangkaian kegiatan yaitu Talk Show Kewirausahaan, Ekspo wiramuda, Pelatihan Kewirausahaan dan Seminar yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-21 April 2012 di Hotel La Macca.

Acara yang digelar Makassarpreneur ini mendapatkan dukungan dari Bosowa Foundation sebagai sponsor acara. Kegiatan ini adalah agenda tahunan Makassarpreneur yang diharapkan menjadi wahana temu entrepreneur muda dan pemerhati kewirausahaan untuk sharing dan pengembangan jejaring, dan membangun pemahaman stakeholder akan pentingnya pengembangan wirausaha muda.

“Acara ini kami gelar untuk masyarakat umum, terutama generasi muda sebagai wujud peran serta Makassarpreneur dalam pengembangan kewirausahaan,”ujar Muliana, SE, Divisi Diklat Makassarpreneur selaku panitia pengarah.

 

Sementara Ketua panitia, Aswar Arsyad mengatakan, beberapa narasumber akan diundang hadir antara lain Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Zubakhrum Tjenreng, Deputi Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Agus Muharram, Konsultan Nasional-ILO, Imelda Sibala dan ketua HIPMI Sulsel, Yudi Arsono Ondong.

Adapun untuk kegiatan acara Ekspo nantinya akan memamerkan produk-produk usaha mikro serta memerkan ide dan bisnis yang telah dijalankan anak-anak muda binaan Makassarpreneur. Khusus pelatihan dan seminar kewirausahaan digelar untuk membentuk karakter mental kewirausahaan serta penguatan manajemen bisnis untuk pengembangan usaha.(*)

 

Comments  

 
0 #4 Irwan Maing 2014-11-01 13:01
Salam Entrepreneurshi p.
Membangun sebuah komunitas bukan pekerjaan mudah, dibutuhkan ide-ide revulusioner dan juga energi super untuk mengelolanya. Banyak perusahaan yang punya modal pun tak mampu memanage komunitas, karena persoalan utamanya ada pada rasa cinta.
Mari bersama membangun komunitas entrepreneur Makassar dengan menyediakan tools, Belajarnya Gratis, Komunitasnya Asyik, Modalnya Kecil, Hasilnya Dahsyat, Yang Sukses Sudah Banyak !
Quote
 
 
0 #3 puji 2013-01-04 20:33
Assalamualaikum , acaranya bagus kapan akan diadakan kembali?
Quote
 
 
0 #2 aroel 2012-04-13 06:26
Trims pak atas do'a dan support nya
Kami tunggu kehadirannya di acara
salam sukses

Bahrul ulum
Quote
 
 
0 #1 Zahir Makassar 2012-04-13 06:07
Semoga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Salam sukses
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Kota Makassar kembali menjadi tuan rumah berkumpulnya para warga Sulsel dari perantauan dalam ajang silaturrahmi dan temu bisnis. Acara bertajuk “Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVI” berlangsung di Hotel Novotel, Makassar pada Senin 24 Juli 2016. Sebanyak 500 saudagar hadir dibuka langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir sekaligus menjadi Keynote Speaker dihadapan para saudagar dan warga KKSS yang datang dari seluruh Indonesia dan sebagian dari mancanegara.

Pelaksanaan PSBM yang telah menjadi agenda tahunan ini telah menjadi spirit ekonomi nasional, disamping tentunya berkontribusi positif bagi perekonomian Sulawesi Selatan.Dengan pertemuan para saudagar akan terjalin hubungan yang baik (networking) sesama saudagar dari berbagai daerah maupun di dunia internasional sehingga ada sinergitas dalam memperkuat dunia usaha. Pelaksanaan PSBM juga tidak lagi sekedar ajang lepas rindu pada kampung halaman, namun telah menjadi konsolidasi ekonomi untuk membangun daerah dengan memanfaatkan segenap potensi finansial warga Sulsel yang disinergikan dengan potensi sumber daya alam Sulawesi Selatan.

Detail..

Kewirausahaan atau “Entrepreneurship” dikatakan juga sebagai “the backbone of economy”, atau syaraf pusat perekonomian suatu bangsa. Pengalaman negara-negara maju di dunia juga menunjukkan bahwa kewirausahaan sebagai salah satu faktor kunci untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan daya saing.

Entreprenership adalah sebuah perjalanan (journeys), setelah tertanamnya kultur kewirausahaan, perjalanan kewirausahaan akan diteruskan dengan adanya kesadaran (awareness) tentang pentingnya kewirausahaan; terbentuknya embrio wirausaha (nascent entrepreneurs) yang secara sadar berani mencoba-coba usaha bisnisnya sesuai minat, bakat, dan potensi mereka; dan tekad dan action untuk menjadi start-up entrepreneurs dengan segala risiko yang sudah dipertimbangan, lalu secara bertahap tumbuh dan berkembang (scaling up).

Berkaitan hal di atas, sinkronisasi Kementerian dan lembaga menjadi sangat penting supaya gerakan kewirausahaan tidak “asal jalan” atau tumpang tindih. Olehnya, perlu ada mapping resource “siapa mengerjakan apa” secara tepat oleh Kementerian dan lembaga. Dalam hal ini, pola yang dikembangkan Kementerian Perekonomian dalam tahapan pengembangan kewirausahaan bisa menjadi acuan, yaitu :  

Detail..

Pemuda merupakan aset bangsa, penentu arah masa depan kehidupan yang lebih baik. Keberadaan mereka menjadi energi pembaharuan dan kritis terhadap kemapanan yang menyimpang. Pemuda adalah nafas zaman, kelompok idaman ummat dan bangsa yang kaya akan kritik, imajinasi, serta peran mereka dalam setiap peristiwa yang terjadi di tengah perubahan masyarakat.Tidak bisa dipungkiri pemuda memegang peranan penting dalam hampir setiap transformasi sosial dan perjuangan meraih cita-cita.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah pemuda tahun 2013 jumlah pemuda mencapai 62,6 juta orang atau rata-rata 25 persen dari proporsi jumlah penduduk secara keseluruhan. Demikian juga jumlah organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terus mengalami peningkatan, yakni telah mencapai ± 276.787 OKP dari tingkat nasional s.d. kelurahan/desa. Besarnya potensi pemuda di atas bila dikembangkan dengan baik maka pemuda dapat diandalkan sebagai agen perubahan, kontrol sosial, dan kekuatan moral. Demikian juga kapasitas dan kualitas pemuda dapat dikembangkan sebagai penentu masa depan bangsa, dan adanya peluang pemuda sebagai kekuatan sosial ekonomi bangsa, pengemban misi dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta misi mulia lainnya.

Detail..

Tanggal 17 Oktober diperingati sebagai hari anti kemiskinan sedunia. Peringatan ini untuk menghormati momen bersejarah tanggal 17 Oktober tahun 1987 saat ratusan ribu orang berdemonstrasi di Trocadéro di Kota Paris, Perancis, tepat di tempat penandatanganan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tahun 1948, untuk mengajak seluruh warga dunia merenungkan kembali nasib para korban kemiskinan ekstrim, kekerasan dan kelaparan di seluruh dunia.

Faktanya, saat ini hampir satu dari lima orang yang tinggal di negara berkembang masih hidup secara kekurangan, yakni hanya mempunyai USD1,25 per hari atau sekira Rp14.500 per hari jika mengacu kurs Rp11.600 per USD (okezone.com,17/8/2014). Bank Dunia memprediksi sekitar 1,35 miliar penduduk hidup dengan pendapatan kurang dari US$ 1 atau Rp 12.190 per hari.

Fakta lainnya, sekitar 3,5 miliar orang atau setara setengah populasi dunia merasakan sengsaranya kesenjangan sosial antara golongannya dengan kalangan konglomerat.  Badan amal global, Oxfam melaporkan bahwa 1% populasi terkaya di dunia mengendalikan setengah dari kekayaan manusia di muka bumi ini sekitar US$ 110 triliun. Oxfam bahkan melaporkan, 70% penduduk global tinggal di negara-negara yang tingkat ketidaksetaraan hartanya menanjak terus dalam 30 tahun terakhir.

Detail..

Pemerintah Sulawesi Selatan mulai tahun 2014 ini melaksanakan program penciptaan wirausaha muda pada tiap desa. Program unggulan Pemprov Sulsel sekaligus realisasi janji kampanye pasangan Sayang ini menargetkan 20 wirausahawan muda tiap desa selama lima tahun atau 100 wirausaha baru per desa. Untuk menunjang pencapaian target tersebut, Pemprov menyelenggarakan diklat wirausaha baru dan memberikan paket bantuan modal yang diatur dalam Pergub No. 10 tahun 2014 tentang diklat kewirausahaan dan penghargaan wirausaha di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam Pergub disebutkan, program wirausaha desa bertujuan untuk mendorong pemuda menjadi wirausaha dengan penyediaan modal kerja sebagai stimulus dalam pengembangan usaha ekonomi produktif yang digerakkan oleh pemuda desa/kelurahan. Sasaran target pencapaian wirausaha yaitu sebanyak 20 orang (1 Kelompok) per desa/ kelurahan dari 3.023 desa/kelurahan di Sulsel, sehingga akan tercapai 60.460 orang per tahun atau tercapai 302.300 orang dalam 5 tahun dengan 15.115 kelompok usaha ekonomi produktif.

Detail..

Online Support

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini240
mod_vvisit_counterMinggu ini240
mod_vvisit_counterBulan ini240
mod_vvisit_counterSemua hari373908

We have: 98 guests online
IP Anda: 54.167.202.184
 , 
Today: Okt 21, 2017