• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Catatan Perjalanan : Pa’bentengan: Desa Bersejarah Yang Berpotensi
Pa’bentengan: Desa Bersejarah Yang Berpotensi PDF Cetak E-mail
Oleh Bahrul Ulum   
Minggu, 24 April 2011 11:38

Desa Pa’bentengan Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Dari katanya, desa ini berarti benteng menurut penuturan warga di sana. Daerah yang menjadi benteng pertahanan dimasa perang yang kala itu melibatkan pahlawan RW Monginsidi dan Emmy Saelan. Salah satu buktinya adalah sumur tua yang tidak pernah kering yang konon adalah sumur yang sering digunakan oleh Emmy Saelan untuk mandi. Lokasinya kurang lebih 60 km dari Makassar  dan dibutuhkan waktu kurang lebih 45 menit untuk tiba disana.

Warganya ada yang sebagai petani, peternak ayam pedaging, dan petambak (budi daya ikan). Disana kita akan disuguhi pemandangan desa yang sejuk, asri, dan potensi alamnya cukup subur untuk bercocok tanam. Dengan kondisi demikian, tidak terfikir oleh kita jika kemudian ada warga yang miskin. Namun faktanya, setiap warga disana mendapatkan jatah raskin dari pemerintah. Sebuah kondisi yang kontras memang jika kita melihat persawahan yang luas sepanjang perjalanan kita menuju desa tersebut. Sebagian pemudanya ada yang tidak memiliki kegiatan sama sekali selain menghabiskan waktu tanpa nilai produktif di dalamnya.

Kondisi itulah yang kemudian mendorong Makassarpreneur untuk memberikan bekal bagi pemuda disana melalui pelatihan dan pendampingan agar potensi-potensi alam yang ada dapat dikelola dengan baik untuk kesejahteraan mereka sendiri. Butuh kerja keras untuk melakukan itu semua karena merubah pola pikir dan kebiasaan seseorang adalah pekerjaan sekaligus tantangan yang berat. Tapi bukan hal mustahil, karena pemuda disana cukup antusias dan mau untuk merubah keadaan sekarang menjadi lebih baik. Itu terbukti dengan dibentuknya Koperasi Remaja baru-baru ini dengan harapan ada unit usaha yang terbentuk, sekaligus sebagai wadah berhimpun bagi mereka untuk menggalang potensi diri masing-masing agar jiwa wirausaha yang mereka telah dapatkan selama pelatihan dapat terus dipertahankan dan ditularkan kepada warga lainnya di desa Pa’bentengan. Semoga!

 

Add comment


Security code
Refresh

Online Support

Bappeda Sosialisasi Pengembangan UMKM Lorong

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Makassar menggelar sosialisasi pengembangan usaha mikro dan industri rumah tangga lorong melalui klinik bisnis terpadu (KBT).

Acara yang diikuti sekitar seratus orang peserta ini dilaksanakan di Hotel Mercure Makassar, Senin (23/5). Acara dibuka secara resmi oleh Ismunandar, Staf Ahli walikota bidang peningkatan kualitas manusia. Hadir pula Sekretaris Bappeda Nur Kamarul Zaman dan kepala bidang ekonomi Muhammad Asfat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bahrul ulum dari Makassarpreneur, Muh. Nurfitrani dari PLUT KUMKM Sulsel, Dr. Andi Nur Bau Massepe (akademisi Unhas) dan Dr. Mukhlis Sufri (UMI Makassar), dengan dipandu Dr. Johansyah dari Bappeda Makassar.

 

Dalam sambutannya Ismunandar mengatakan, pemberdayaan ekonomi  lorong merupakan program unggulan Pemkot Makassar dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Ibarat sel dalam tubuh, lorong menjadi basis kekuatan perekonomian dengan memperkuat industri atau usaha mikro dan kecil berbasis lorong, tambahnya.

Read more text

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini151
mod_vvisit_counterMinggu ini151
mod_vvisit_counterBulan ini151
mod_vvisit_counterSemua hari373819

We have: 34 guests online
IP Anda: 54.80.42.144
 , 
Today: Jun 27, 2017