• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
home : Artikel : Seputar UKM : Catatan Semnas KUMKM Makassarpreneur "STRATEGI PEMASARAN UKM DAN KOPERASI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL"
Catatan Semnas KUMKM Makassarpreneur "STRATEGI PEMASARAN UKM DAN KOPERASI DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL" PDF Cetak E-mail
Seputar UKM
Sabtu, 19 Maret 2011 01:21

Pendahuluan
Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi.  Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini.

Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok social untuk memenuhi kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran.

Pegertian pemasaran
Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu : kebutuhan, keinginan dan permintaan; produk, nilai, biaya dan kepuasan; pertukaran, transaksi dan hubungan; pasar, pemasaran dan pemasar. Adapun tujuan pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang tinggal hanyalah bagaimana membuat produknya tersedia. Sedangkan proses pemasaran terdiri dari analisa peluang pasar, meneliti dan memilih pasar sasaran, merancang strategi pemasaran, merancang program pemasaran, dan mengorganisir, melaksanakan serta mengawasi usaha pemasaran.

Pengertian Strategi Pemasaran
Defenisi strategi, kata Yunani strategeia (statos = militer, dan ag = memimpin), yang artinya seni atau ilmu untuk menjadi jenderal. Sebagai program untuk menentukan dan mencapai tujuan organisasi dan mengimplementasikan misi. Sebagai pola tanggapan atau respon organisasi terhadap lingkungan sepanjang waktu. Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinam-bungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang dipergunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.

Dengan demikian, strategi pemasaran adalah serangkaian tindakan terpadu menuju keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran adalah
(1) faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat,
(2) faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Implementasi Strategi pemasaran pada KUMKM
Implementasi strategi dan kiat pemasaran pada koperasi dan UKM dapat ditinjau dari sudut pendangan penjual maupun pada sudut pandangan pelanggan. Pada sudut pandangan penjual meliiputi  (4 P), yaitu tempat yang strategis (place), produk yang bermutu (product), harga yang kompetitif (price) dan promosi yang gencar (promotion). Sedangkan dari sudut pandang pelanggan (4 C) adalah kebutuhan dan keinginan pelanggan (customer needs and wants), biaya pelanggan (cost to the customer), kenyamanan (convenience) dan komunikasi (communication). Tujuan akhir dan konsep, kiat dan strategi pemasaran adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya (“Total Customer Statisfaction”). Kepuasan pelanggan sepenuhnya bukan berarti memberikan kepada apa yang menurut kita keinginan dari mereka, tetapi apa yang sesungguhnya mereka inginkan serta kapan dan bagaimana mereka inginkan. Atau secara singkat adalah memenuhi kebutuhan pelanggan.
Secara sederhana, implementasi straategi pemasaran bagi KUMKM digambarkan sevagai berikut :
1. Analisis Situasi
Analisis situasi ini merupakan evaluasi terhadap kondisi masa lalu sampai saat ini. Berdasrkan kecenderungan yang terjadi, kita membuat estimasi trend yang akan terjadi di masa yang akan dating. Analisis situasi ini meliputi analisis factor internal dan analisis factor eksternal.

SWOT Analisis,
Strength ( Kekuatan )
- apakah kwalitas produk kita lebih baik dibandingkan pesaing ?
- apakah kita dapat memproduksi dan memasarkan dengan biaya dan harga yang relative lebih murah ?

Weakness ( Kelemahan )
- apakah kita memiliki masalah operasional yang serius?
- apakah kita sudah menetapkan tujuan dengan jelas dan dapat diukur?

Opportunity ( Peluang )
- Adanya pangsa pasar di kelas produk yang cukup signifikan
- Tersedianya fasilitas pendukung (ekstrenal )
- apakah pesaing kita lebih kuat kondisinya ?
- apakah pasar tumbuh secara signifikan ?

Threat ( Ancaman )
- Adanya beberapa pesaing yang telah berkembang dikelasnya degn harga murah
- Iklim politik Negara kita maupun internasional ?

2. Tujuan Pemasaran
Tujuan Pemasaran pada umumnya dibuat berdasarkan target penjualan.

a. Target Penjualan,
Kegiatan dalam mewujudkan tujuan pemasaran ini harus didukung secara penuh oleh semua level di perusahaan.

b. Menanamkan Image Perusahaan kepada konsumen – masyarakat calon pembeli rumah maupun public secara baik dengan Sales Satisfaction yang maksimal.

c. Menciptakan ‘mahakarya’ bagi setiap produk (specific/kualitas dsb.) dimanapun.

3. Strategi Pemasaran
Sebagai salah satu bagian dari strategi pemasaran, positioning merupakan kegiatan yang sangat penting dalam perumusan strategi pemasaran. Berikut ini saya coba gambarkan beberapa langkah sebagai kemungkinan positioning yang dapat dilakukan :

a. Berdasarkan produk,
harus kita wujudkan secara detail (maksimal) dimana pesaing tidak (belum) memilikinya, sehingga konsumen merasakan benar ada perbedaan dan manfaatnya.

b. Berdasarkan atribut,
Rasa Aman – Nyaman, kelengkapan / keunggulan produk sebagai kelengkapan mutlak bagi konsumen yang didapat secara free. (Bisa juga untuk penjualan selama masa tertentu / gymick)

c. Berdasarkan targeting (pengguna produk/konsumen),
Secara spesifik target siapa pembelinya adalah golongan tertentu atau hanya eksekutif, bahwa produk ini hanya dimiliki tidak oleh semua orang. (Bisa dengan konsep beriklan yang berthema baik di media indoor maupun outdoornya)

4. Bauran Pemasaran
Salah satu komponen bauran pemasaran yang sangat penting adalah promosi. Pada kesempatan ini saya mengusulkan untuk konsens pada bauran promosi ini. Yaitu meliputi kegiatan : pengiklanan, sales promotion, public relation dan personal selling.

5. Action Plan
Merupakan penjelasan tentang apa yang akan dikerjakan, kapan dikerjakan, siapa yang mengerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Action Plan tidak memiliki patokan standar. Semuanya sangat tergantung kepada kebiasaan pelaksananya. Diantaranya,
a. Sample Produk : sudah disiapkan
b. Keputusan Penentuan Harga : pra Launching
c. Kegiatan Penjualan : min. 12 bulan (1 thn)
d. Kegiatan Promosi : skedul
e. Rencana Anggaran : % dari rncana omzet
f. Penjadwalan Kegiatan : -
g. Evaluasi : per month
h. Dll.

(Pokok-pokok materi Dr. Jusni, SE, M.Si pada Semnas UKM dilaksanakan Makassarpreneur, 19 februari 2011)

 

Comments  

 
0 #2 admin 2012-04-13 06:27
Oke,semoga bermanfaat

Trims kembali
Quote
 
 
0 #1 Ahmad Fatoni 2012-04-08 12:38
Permisi Gan,

Izin ambil artikelnya yah, buat jawab tugas kuliah,,

Terima kasih.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Online Support

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini223
mod_vvisit_counterMinggu ini223
mod_vvisit_counterBulan ini223
mod_vvisit_counterSemua hari373891

We have: 102 guests online
IP Anda: 54.156.58.187
 , 
Today: Sep 22, 2017