• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

In order to view this object you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player
Joomla! Slideshow
home
WORKSHOP BISNIS ISLAMI PLUS 2011 PDF Cetak E-mail
Agenda
Jumat, 14 Januari 2011 12:15

 

WORKSHOP BISNIS ISLAMI (+) 2011

“Islamic Business Trend 2011”

Plus, Training Inspiratif TIPH

“Tuhan, Inilah Proposal Hidupku”

LATAR BELAKANG

Karakter Abad 21 yang berkembang sangat cepat, serba tak-terduga, tak-tertakar, dan tak-terbatas telah merobah cara pandang dan cara bersikap hampir semua bangsa. Hingga generasi 1980-an, gagasan nation state masih dominan mewarnai. Cara pandang dan bersikap kita, dari politik sampai beragama, bisnis sampai berkesenian, terpagari kokoh oleh batas-batas negara. Tetapi, pasca 1980-an, semua berobah cepat. Dinding-dinding nation state bocor di sana-sini, Aura nasionalisme dengan cepat memudar. Negara-negara berobah jadi seperti sekumpulan RT dan RW di dalam sebuah global village (desa global) bernama dunia. Sehingga, diperlukan cara pandang dan sikap baru menghadapi karakter abad zaman 21 tersebut, baik individu, institusi maupun bangsa. Dunia yang semakin ‘flat’ karena kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet (new wave), membuat siapapun bisa mengakses (search) dan menyebarkan (share) informasi begitu mudah dan cepat dimanapun.

Pengusaha termasuk pengusaha muslim saat ini berhadapan dengan era bebas yang ‘membolehkan’ siapa pun menggunakan berbagai cara untuk memenangi persepsi (mind share) konsumen dengan brand yang kuat dan memenangi pasar (market share) dengan produk dan layanan yang ‘sempurna’. Disinilah seorang pengusaha muslim ditantang sekaligus diuji kemampuannya untuk tetap eksis di rimba kompetisi bisnis yang ‘liar’. Pilihannya ada tiga : Anda mengikuti arus, kreatif menghadapi berbagai tantangan atau diam dan kemudian mati.

Bagi pengusaha, di awal tahun baru 2011 merupakan momen tepat merancang langkah masa depan dengan sederet strategi dan taktik untuk meraih capaian target yang diharapkan. Enam langkah strandart biasanya dilakukan oleh para pengusaha memasuki awal tahun, yaitu melihat prediksi perkembangan pasar, memahami tantangan dan peluang, mengukur dan menyiapkan sumber daya, melakukan targeting, menyusun rencana strategis dan menetapkan langkah implementasi.

Demikian juga individu, era persaingan yang semakin ketat mengharuskan untuk terus menjadi manusia pembelajar serta melakukan lompatan-lompatan agar bisa surveive di zaman global. Diperlukan langkah-langkah nyata menyiapkan diri dan menyusun perencanaan-perencanaan menyongsong masa depan.

Mengacu hal di atas, Makassarpreneur bermaksud melaksanakan “Workshop Bisnis Islami Plus 2011” dengan tema “Islamic Business Trend 2011” dirangkaikan Training Inspiratif “Tuhan Inilah Proposal Hidupku” yang diharapkan menjadi media strategis di awal tahun bagi pengusaha, organisasi bisnis maupun individu secara umum dalam memetakan dan merancang masa depan yang lebih baik.

NAMA KEGIATAN

“WORKSHOP BISNIS ISLAMI PLUS 2011”

BENTUK KEGIATAN

- Workshop Bisnis Islami “Islamic Business Trend 2011”

- Training

“Tuhan Inilah Proposal Hidupku”

TUJUAN

Workshop bisnis Islami ini bertujuan untuk menberikan pengetahuan dan bekal seputar :

 

  1. Mengupas bagaimana Global and National Business Trend/
  2. Membedah Jenis-jenis bisnis Islami yang berpotensi besar tumbuh serta faktor2 penghambat pertumbuhan
  3. Bagaimana sikap pengusaha Muslim menghadapi trend tersebut


Adapun Training TIPH bertujuan untuk :

  1. Membekali peserta bagaimana merancang masa depan dengan sebaik mungkin melalui aplikasi power dari proposal kehidupan
  2. Membangun tingkat awareness atas sebuah kehidupan yang terbangun diatas by Design bukan by accident
  3. Membedah fakta bagaimana orang-orang hebat mampu melakukan loncatan besar dalam kehidupannya hanya melalui penetapan proposal hidup.
  4. Melalui penetapan Proposal hidup, peserta akan menamukan sebuah kekuatan spektakuler yang lahir dari tataran internal diri melalui kaidah pembiasaan sinergis.


PEMBICARA :

Pemateri Workshop : Fahmi Shadry

  • Senior Business Advisor Strategic Solution Partner-Jakarta
  • Ex Senior Manager The Nielsen Company Indonesia


Trainer TIPH : AR. Patiwi

(Inspirator TIPH, Peraih Award The Big Five For the Best Trainer Versi I2move, Jakarta 2010)

PESERTA

  1. Pengusaha Muslim
  2. Lembaga/asosiasi pengusaha
  3. Utusan pemerintah/swasta
  4. Mahasiswa
  5. Umum


PENYELENGGARA KEGIATAN

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Makassarpreneur

WAKTU DAN TEMPAT

Hari / tgl : Sabtu, 29 Januari 2011

Waktu : 08.00-selesai

Tempat : Hotel La Macca, Jl.AP. Pettarani Makassar

PENUTUP

Demikian proposal kegiatan ini kami buat sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan penyelenggaraan yang kami ajukan. Atas bantuan, kerjasama, dan dukungan dari semua pihak, tidak lupa panitia menyampaikan terima kasih.

Contac Person :

Rahmatia Nuhung : 0813 429 55757; Muli : 085 228 469 522; Asgaf : 0411-2434564

 

Comments  

 
0 #2 Darda 2011-01-07 11:27
salam kenal. salut dengan acaranya, moga sukses.Semoga bisnis islam tetap tumbuh dan berkembang. saatnya tinggalkan cara-cara kapitalis yang tidak Islami
Quote
 
 
0 #1 yus 2011-01-06 12:30
berkunjung...yup semangat makassarpreneur !!!
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Kota Makassar kembali menjadi tuan rumah berkumpulnya para warga Sulsel dari perantauan dalam ajang silaturrahmi dan temu bisnis. Acara bertajuk “Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XVI” berlangsung di Hotel Novotel, Makassar pada Senin 24 Juli 2016. Sebanyak 500 saudagar hadir dibuka langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir sekaligus menjadi Keynote Speaker dihadapan para saudagar dan warga KKSS yang datang dari seluruh Indonesia dan sebagian dari mancanegara.

Pelaksanaan PSBM yang telah menjadi agenda tahunan ini telah menjadi spirit ekonomi nasional, disamping tentunya berkontribusi positif bagi perekonomian Sulawesi Selatan.Dengan pertemuan para saudagar akan terjalin hubungan yang baik (networking) sesama saudagar dari berbagai daerah maupun di dunia internasional sehingga ada sinergitas dalam memperkuat dunia usaha. Pelaksanaan PSBM juga tidak lagi sekedar ajang lepas rindu pada kampung halaman, namun telah menjadi konsolidasi ekonomi untuk membangun daerah dengan memanfaatkan segenap potensi finansial warga Sulsel yang disinergikan dengan potensi sumber daya alam Sulawesi Selatan.

Detail..

Kewirausahaan atau “Entrepreneurship” dikatakan juga sebagai “the backbone of economy”, atau syaraf pusat perekonomian suatu bangsa. Pengalaman negara-negara maju di dunia juga menunjukkan bahwa kewirausahaan sebagai salah satu faktor kunci untuk mempercepat pembangunan ekonomi dan daya saing.

Entreprenership adalah sebuah perjalanan (journeys), setelah tertanamnya kultur kewirausahaan, perjalanan kewirausahaan akan diteruskan dengan adanya kesadaran (awareness) tentang pentingnya kewirausahaan; terbentuknya embrio wirausaha (nascent entrepreneurs) yang secara sadar berani mencoba-coba usaha bisnisnya sesuai minat, bakat, dan potensi mereka; dan tekad dan action untuk menjadi start-up entrepreneurs dengan segala risiko yang sudah dipertimbangan, lalu secara bertahap tumbuh dan berkembang (scaling up).

Berkaitan hal di atas, sinkronisasi Kementerian dan lembaga menjadi sangat penting supaya gerakan kewirausahaan tidak “asal jalan” atau tumpang tindih. Olehnya, perlu ada mapping resource “siapa mengerjakan apa” secara tepat oleh Kementerian dan lembaga. Dalam hal ini, pola yang dikembangkan Kementerian Perekonomian dalam tahapan pengembangan kewirausahaan bisa menjadi acuan, yaitu :  

Detail..

Pemuda merupakan aset bangsa, penentu arah masa depan kehidupan yang lebih baik. Keberadaan mereka menjadi energi pembaharuan dan kritis terhadap kemapanan yang menyimpang. Pemuda adalah nafas zaman, kelompok idaman ummat dan bangsa yang kaya akan kritik, imajinasi, serta peran mereka dalam setiap peristiwa yang terjadi di tengah perubahan masyarakat.Tidak bisa dipungkiri pemuda memegang peranan penting dalam hampir setiap transformasi sosial dan perjuangan meraih cita-cita.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah pemuda tahun 2013 jumlah pemuda mencapai 62,6 juta orang atau rata-rata 25 persen dari proporsi jumlah penduduk secara keseluruhan. Demikian juga jumlah organisasi kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terus mengalami peningkatan, yakni telah mencapai ± 276.787 OKP dari tingkat nasional s.d. kelurahan/desa. Besarnya potensi pemuda di atas bila dikembangkan dengan baik maka pemuda dapat diandalkan sebagai agen perubahan, kontrol sosial, dan kekuatan moral. Demikian juga kapasitas dan kualitas pemuda dapat dikembangkan sebagai penentu masa depan bangsa, dan adanya peluang pemuda sebagai kekuatan sosial ekonomi bangsa, pengemban misi dalam meningkatkan harkat dan martabat bangsa serta misi mulia lainnya.

Detail..

Tanggal 17 Oktober diperingati sebagai hari anti kemiskinan sedunia. Peringatan ini untuk menghormati momen bersejarah tanggal 17 Oktober tahun 1987 saat ratusan ribu orang berdemonstrasi di Trocadéro di Kota Paris, Perancis, tepat di tempat penandatanganan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tahun 1948, untuk mengajak seluruh warga dunia merenungkan kembali nasib para korban kemiskinan ekstrim, kekerasan dan kelaparan di seluruh dunia.

Faktanya, saat ini hampir satu dari lima orang yang tinggal di negara berkembang masih hidup secara kekurangan, yakni hanya mempunyai USD1,25 per hari atau sekira Rp14.500 per hari jika mengacu kurs Rp11.600 per USD (okezone.com,17/8/2014). Bank Dunia memprediksi sekitar 1,35 miliar penduduk hidup dengan pendapatan kurang dari US$ 1 atau Rp 12.190 per hari.

Fakta lainnya, sekitar 3,5 miliar orang atau setara setengah populasi dunia merasakan sengsaranya kesenjangan sosial antara golongannya dengan kalangan konglomerat.  Badan amal global, Oxfam melaporkan bahwa 1% populasi terkaya di dunia mengendalikan setengah dari kekayaan manusia di muka bumi ini sekitar US$ 110 triliun. Oxfam bahkan melaporkan, 70% penduduk global tinggal di negara-negara yang tingkat ketidaksetaraan hartanya menanjak terus dalam 30 tahun terakhir.

Detail..

Pemerintah Sulawesi Selatan mulai tahun 2014 ini melaksanakan program penciptaan wirausaha muda pada tiap desa. Program unggulan Pemprov Sulsel sekaligus realisasi janji kampanye pasangan Sayang ini menargetkan 20 wirausahawan muda tiap desa selama lima tahun atau 100 wirausaha baru per desa. Untuk menunjang pencapaian target tersebut, Pemprov menyelenggarakan diklat wirausaha baru dan memberikan paket bantuan modal yang diatur dalam Pergub No. 10 tahun 2014 tentang diklat kewirausahaan dan penghargaan wirausaha di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam Pergub disebutkan, program wirausaha desa bertujuan untuk mendorong pemuda menjadi wirausaha dengan penyediaan modal kerja sebagai stimulus dalam pengembangan usaha ekonomi produktif yang digerakkan oleh pemuda desa/kelurahan. Sasaran target pencapaian wirausaha yaitu sebanyak 20 orang (1 Kelompok) per desa/ kelurahan dari 3.023 desa/kelurahan di Sulsel, sehingga akan tercapai 60.460 orang per tahun atau tercapai 302.300 orang dalam 5 tahun dengan 15.115 kelompok usaha ekonomi produktif.

Detail..

Online Support

Komentar Terbaru

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini411
mod_vvisit_counterMinggu ini411
mod_vvisit_counterBulan ini411
mod_vvisit_counterSemua hari374079

We have: 22 guests online
IP Anda: 54.145.51.250
 , 
Today: Des 12, 2017